Halaman

Kamis, 28 Juni 2018

Halaman Kedua

Miom saat hamil umumnya sudah berkembang sejak sebelum kehamilan, namun baru diketahui ketika pemeriksaan USG kehamilan, Miom disebut juga leiomioma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di dinding atau kadang di bagian luar rahim.

Sama seperti miom pada umumnya, miom saat hamil memiliki ukuran yang bervariasi, dari ukuran yang sangat kecil hingga yang besarnya dapat menambah ukuran rahim. Kondisi ini umumnya tidak berhubungan dengan kanker rahim, Miom saat hamil dapat ditemukan pada 10% wanita, dan sering terjadi pada wanita berusia 30-40 tahun.

Mengenali Gejala yang Dirasakan

Banyak wanita yang memiliki miom tapi tidak merasakan gejala apapun, Namun bila muncul, gejala miom saat hamil bisa beragam, Keluhan yang dialami bergantung pada ukuran, jumlah, dan letak tumbuh miom.

Gejala miom yang paling umum dari miom yaitu meliputi:
  • Masa menstruasi lebih dari seminggu.
  • Sakit perut.
  • Merasa ada tekanan atau nyeri di dalam rongga panggul.
  • Sering buang air kecil.
  • Sembelit.
  • Perdarahan menstruasi yang hebat.
Akibat pengaruh hormon dalam kehamilan, maka bisa terjadi penambahan ukuran miom saat hamil, meskipun kadang ukuran miom saat hamil bisa juga berkurang tanpa alasan yang jelas.

Faktor Risiko Miom Saat Hamil

Penyebab miom sebenarnya tidak diketahui secara jelas, namun ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi pembentukan miom, di antaranya:

    Hormon

Estrogen dan progesteron adalah hormon yang diproduksi oleh ovarium. Kedua hormon ini menyebabkan lapisan rahim beregenerasi selama setiap siklus menstruasi dan dapat merangsang pertumbuhan miom.

    Kehamilan

Peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh saat hamil dapat memicu pertumbuhan miom.

    Riwayat keluarga

Adanya anggota keluarga lain, seperti ibu, saudara perempuan, ataupun nenek, yang pernah memiliki miom, dapat meningkatkan risiko seseorang juga memiliki miom.

Cara Mengatasi Miom Saat Hamil

Mengingat bahwa miom seringkali tidak menimbulkan keluhan, biasanya dokter menemukan miom melalui pemeriksaan panggul atau USG, Setelah memastikan diagnosis, dokter akan mempertimbangkan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

Langkah awal untuk mengatasi miom, dokter akan menganjurkan untuk istirahat total di tempat tidur (bed rest), dan memanfaatkan kompres es bila timbul gejala nyeri yang mengganggu, Tidak perlu terlalu khawatir mengenai miom saat hamil, Dokter akan memberikan pilihan pengobatan yang paling aman untuk kehamilan Anda.

Namun, jangan pernah mengonsumsi obat tanpa konsultasi dokter untuk mengatasi keluhan akibat miom saat hamil, Mintalah saran dokter untuk cara mengatasi miom saat hamil tanpa memengaruhi kondisi janin, Lakukan juga kontrol kehamilan ke dokter secara berkala, guna memantau kehamilan Anda, termasuk keadaan miom saat hamil, guna menghindari timbulnya komplikasi. atau anda bisa hubungi kontak kami dibawah ini?

Sekilas Tentang Qnc Jelly Gamat.

Qnc jelly gamat adalah solusi trebaik untuk mengobati Infeksi Kelamin Wanita dengan cepat, tepat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari 100% bahan-bahan alami yang berkhasiat dan berkualitas tinggi. Dengan menggunakan bahan utamanya adalah hewan laut yaitu Tripang gamat emas, dimana teripang gamat emas merupakan satu-satunya jenis teripang terbaik yang memiliki kandungan dan nutrisi yang lengkap untuk menunjang kesehatan Infeksi Kelamin Wanita dan tubuh secara maksimal, dan kekayaan nutrisi dalam teripang gamat emas dapat anda peroleh dalam produk kesehatan, salah satunya dari Usaha KeciL Obat Tradisional Republik Indonesia dengan “NO.UKOT:422/110/GR.1/2013”, BPOM RI ( TR173307361 ) dan mendapatkan sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Jadi tunggu apa lagi segera tuntaskan semua masalah Infeksi Kelamin Wanita hanya dengan satu solusi, menggunakan obat herbal QnC jelly gamat yang sudah terbukti dan teruji khasiatnya.

Khasiat dan Manfaat Qnv Jelly Gamat:
  • Menjaga dan Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengatasi Stroke
  • Mengatasi Diabetes
  • Mengatasi Hipertensi atau Tekanan darah Tinggi
  • Mengatasi Kolesterol Tinggi
  • Mengatasi Berbagai masalah Kulit ( Luka Bernanah, Borok, Bisul, Jerawat, Bopeng, Keloid, Bekas Luka Operasi, dsb )
  • Mengatasi Masalah Sistem Pencernaan ( Maag, Asam LAmbung, Gerd, infeksi Lambung, Radang Usus, dsb )
  • Mengatasi Masalah Pada Sendi dan Tulang ( Mempercepat pemulihan Patah Tulang, Nyeri Sendi, Osteoarthritis, dsb )
  • Mengatasi Masalah Sistem Reproduksi ( Keputihan tidak Normal, Haid Tidak Teratur, Kekurangan Hormon )
  • Mengatasi Kista, Tumor, bahkan mampu menekan perkembangan Kanker
  • Mengatasi Masalah Benjolan ( Benjolan Lipoma, Kelenjar Getah Bening, Gondok, Tiroid, dsb)
  • Mengatasi Hepatitis, Penyakit Jantung Bocor, Hisprung, Tipes, Asma
  • Dan Masih Banyak Khasiat Lainnya
Kandungan aktif biologi lainnya, seperti:
  • Protein 86,8%
  • Kolagen 80,0%
  • LektinSaponin
  • Asam Amino
  • Omega 3,6 dan 9
  • Berperan sebagai antiseptik alami
  • MUkopolisakarida
  • Gucosamine dan Chondroitine
  • Glucosaminoglycans (GAG s)
  • Vitamin A,B1,B2 dan B3
Cara pemesanan
KETIK: JGI : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Pengiriman: No. Hp / Telpon Anda Contoh untuk pemesanan 7 Botol : JGI : 7 Botol : Risky : Jl. Raya Ciwastra No.185, Margasari, Buahbatu, Bandung : Hp. 085220295xxx

Kirim ke 0812.2442.9800

PIN BB : D90861E5

( Ingat !! Cantumkan JGI Dalam Setiap Pesanan Anda )
*PERHATIAN untuk menghindari terjadinya kekeliruan, maka konsumen DIWAJIBKAN untuk selalu menggunakan kode pemesanan “JGI“ di setiap pemesanannya.
Untuk Informasi selengkapnya bisa menghubungi :
Kontak Kami: Tlpn : 0812.2442.9800 SMS : 0812.2442.9800 Pin BBM : D90861E5 Whatsapp : 0812.2442.9800
Pembayaran Barang Sampai Baru Transfer 

Selasa, 26 Juni 2018

Miom Saat Hamil Dan Gejalanya

Miom saat hamil umumnya sudah berkembang sejak sebelum kehamilan, namun baru diketahui ketika pemeriksaan USG kehamilan, Miom disebut juga leiomioma atau fibroid, adalah tumor jinak yang tumbuh di dinding atau kadang di bagian luar rahim.

Sama seperti miom pada umumnya, miom saat hamil memiliki ukuran yang bervariasi, dari ukuran yang sangat kecil hingga yang besarnya dapat menambah ukuran rahim. Kondisi ini umumnya tidak berhubungan dengan kanker rahim, Miom saat hamil dapat ditemukan pada 10% wanita, dan sering terjadi pada wanita berusia 30-40 tahun.

Mengenali Gejala yang Dirasakan

Banyak wanita yang memiliki miom tapi tidak merasakan gejala apapun, Namun bila muncul, gejala miom saat hamil bisa beragam, Keluhan yang dialami bergantung pada ukuran, jumlah, dan letak tumbuh miom.

Gejala miom yang paling umum dari miom yaitu meliputi:
  • Masa menstruasi lebih dari seminggu
  • Sakit perut
  • Merasa ada tekanan atau nyeri di dalam rongga panggul
  • Sering buang air kecil
  • Sembelit
  • Perdarahan menstruasi yang hebat
Akibat pengaruh hormon dalam kehamilan, maka bisa terjadi penambahan ukuran miom saat hamil, meskipun kadang ukuran miom saat hamil bisa juga berkurang tanpa alasan yang jelas.

Faktor Risiko Miom Saat Hamil

Penyebab miom sebenarnya tidak diketahui secara jelas, namun ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi pembentukan miom, di antaranya:
  • Hormon
Estrogen dan progesteron adalah hormon yang diproduksi oleh ovarium. Kedua hormon ini menyebabkan lapisan rahim beregenerasi selama setiap siklus menstruasi dan dapat merangsang pertumbuhan miom.
  • Kehamilan
Peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh saat hamil dapat memicu pertumbuhan miom.
  • Riwayat keluarga
Adanya anggota keluarga lain, seperti ibu, saudara perempuan, ataupun nenek, yang pernah memiliki miom, dapat meningkatkan risiko seseorang juga memiliki miom.

Cara Mengatasi Miom Saat Hamil

Mengingat bahwa miom seringkali tidak menimbulkan keluhan, biasanya dokter menemukan miom melalui pemeriksaan panggul atau USG, Setelah memastikan diagnosis, dokter akan mempertimbangkan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

Langkah awal untuk mengatasi miom, dokter akan menganjurkan untuk istirahat total di tempat tidur (bed rest), dan memanfaatkan kompres es bila timbul gejala nyeri yang mengganggu, Tidak perlu terlalu khawatir mengenai miom saat hamil, Dokter akan memberikan pilihan pengobatan yang paling aman untuk kehamilan Anda.

Namun, jangan pernah mengonsumsi obat tanpa konsultasi dokter untuk mengatasi keluhan akibat miom saat hamil, Mintalah saran dokter untuk cara mengatasi miom saat hamil tanpa memengaruhi kondisi janin, Lakukan juga kontrol kehamilan ke dokter secara berkala, guna memantau kehamilan Anda, termasuk keadaan miom saat hamil, guna menghindari timbulnya komplikasi. atau anda bisa hubungi kontak kami dibawah ini?
Kontak Kami:
Tlpn : 0812.2442.9800
SMS : 0812.2442.9800
Pin BBM : D90861E5
Whatsapp : 0812.2442.9800 

Jumat, 22 Juni 2018

Pengobatan Miom

Pada kasus miom yang tidak menimbulkan gejala, kemungkinan tidak diperlukan pengobatan, Miom kecil biasanya akan menyusut dengan sendirinya, Pertumbuhan sel pada miom tidak bersifat kanker dan kondisi ini jarang sekali memengaruhi kehamilan, Miom biasanya tumbuh secara perlahan-lahan atau tidak sama sekali.

Obat-obatan untuk Mengatasi Miom
Pada miom yang memiliki gejala, terdapat beberapa obat-obatan yang bisa digunakan untuk meredakan gejala yang muncul, yaitu:

Kontrasepsi oral (pil KB), Obat ini berfungsi dengan cara menghambat sel telur agar tidak dilepaskan dari ovarium untuk mencegah kehamilan, Selain itu, pil KB bisa meringankan pendarahan berlebih dan membantu mengurangi rasa sakit saat menstruasi.

Levonorgestrel intrauterine system (LNG-IUS), LNG-IUS merupakan perangkat medis berbentuk plastik yang diletakkan di dalam rahim, Alat ini berfungsi mengeluarkan hormon progesteron yang bernama levonorgestrel secara perlahan, Alat ini akan memperlambat pertumbuhan dinding rahim agar lebih tipis dan pendarahan menjadi lebih sedikit, Alat ini juga berfungsi sebagai alat kontrasepsi dan akan berhenti setelah Anda tidak menggunakannya, Alat ini bisa menimbulkan efek samping seperti pendarahan yang tidak teratur pada vagina, muncul jerawat, sakit kepala, dan nyeri dada.

Asam traneksamat, Bagi yang masih menginginkan untuk bisa hamil, Anda bisa mengonsumsi obat asam traneksamat, Fungsi obat ini menyebabkan terjadinya penggumpalan darah di dalam rahim, Obat ini bukan alat kontrasepsi dan tidak bisa mencegah kehamilan, Penggunaan obat ini bisa menimbulkan efek samping berupa gangguan pencernaan dan diare.

Obat anti inflamasi non steroid (OAINS), Obat ini bisa dikonsumsi untuk menghentikan atau mengurangi pendarahan, Obat ini dapat menghalangi tubuh dalam menghasilkan senyawa prostaglandin, yang terkait dengan menstruasi berlebih. OAINS termasuk golongan obat pereda rasa sakit. Penggunaan obat ini bisa menimbulkan efek samping berupa gangguan pencernaan dan diare.

Progesteron oral, Obat ini adalah penghasil hormon progesteron buatan manusia untuk mengurangi menstruasi berlebih, Obat ini berfungsi mencegah dinding rahim tumbuh dengan cepat.

Progesteron suntik, Metode ini berfungsi menghambat dinding rahim agar tidak tumbuh dengan cepat dan mengatasi menstruasi berlebih, Obat ini juga berfungsi sebagai alat kontrasepsi, Metode ini bisa menimbulkan efek samping seperti pertambahan berat badan, pendarahan pada vagina, siklus menstruasi terganggu, dan muncul gejala-gejala pra menstruasi.

Gonadotropin releasing hormone (GnRH), Obat ini akan membuat tubuh menghasilkan lebih sedikit hormon estrogen, yang akhirnya akan menyusutkan miom yang ada di dalam tubuh, Obat ini juga membantu meredakan menstruasi berlebih serta mengurangi tekanan dan rasa nyeri pada perut, Selain itu, gejala sering buang air kecil dan konstipasi juga bisa diatasi dengan bantuan obat ini, Efek samping yang ditimbulkan obat ini berupa sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar (hot flushes), peningkatan produksi keringat, otot kaku, dan vagina menjadi kering.

Ulipristal acetate, Metode ini merupakan metode baru untuk mengatasi miom, Pengobatan jenis ini bisa dilakukan selama tiga bulan, yang dimulai saat minggu pertama menstruasi, Metode ini hanya direkomendasikan untuk perempuan di atas 18 tahun, Ulipristal acetate tidak bisa digunakan bersamaan dengan beberapa metode kontrasepsi hormonal seperti pil progestogen, intrauterine device (IUD), dan pil kb, Agar lebih jelas, lebih baik hubungi dokter.

Operasi pada Miom

Jika gejala yang muncul akibat miom cukup parah dan pengobatan yang dilakukan tidak berhasil, Anda akan disarankan menjalani operasi, Anda bisa menanyakan kepada dokter tentang manfaat dan risiko yang akan dihadapi ketika memilih prosedur operasi tertentu, Berikut ini beberapa operasi yang dilakukan untuk mengatasi miom.

Bedah histeroskopi, Prosedur bertujuan untuk mengangkat miom melalui vagina dengan menggunakan peralatan operasi kecil, Langkah ini tidak memerlukan adanya penyayatan, proses pengangkatan miom dilakukan melalui vagina, Cara ini cocok bagi wanita yang masih ingin memiliki anak di masa mendatang.

Miomektomi, Prosedur ini dilakukan untuk mengangkat miom yang berada pada dinding rahim, Operasi ini dilakukan apabila Anda masih ingin memiliki anak, Meski begitu, operasi ini sangat bergantung pada ukuran, jumlah, dan letak miom pada rahim, Operasi jenis ini tidak bisa diterapkan pada segala jenis miom, Cara ini cukup efektif mengatasi miom, meski ada kemungkinan miom dapat kembali dan akan diperlukan operasi lanjutan.

Histerektomi adalah, operasi pengangkatan seluruh rahim yang akan disarankan, antara lain jika miom yang ada cukup besar, terjadi pendarahan yang banyak, dan Anda tidak ingin memiliki anak lagi, Cara ini sangat efektif dalam mencegah kembalinya miom di masa mendatang.

Morcellation histeroskopi, Metode ini dilakukan dengan memasukkan histeroskop dan alat bernama morcellator ke dalam rahim melalui serviks untuk memotong dan membuang miom. Kelebihan metode ini adalah bisa meminimalisir risiko cedera pada rahim, Jika dibandingkan dengan metode lainnya, morcellation histeroskopi ini tergolong baru untuk mengatasi miom.

Selain prosedur operasi di atas, terdapat cara lain untuk mengatasi miom tanpa proses operasi, Metode itu terdiri dari:

Embolisasi arteri rahim, Langkah ini disarankan pada wanita yang memiliki miom berukuran sangat besar, Proses ini dilakukan oleh dokter ahli radiologi yang terlatih dalam memakai sinar X dan alat pemindaian, Prosedur ini akan menghambat pembuluh darah yang menyuplai miom dan sebagai akibatnya ukuran miom akan menyusut, Prosedur ini sebaiknya dilakukan setelah membahas manfaat, risiko, dan ketidakpastian yang mungkin terjadi, Hingga kini belum bisa dipastikan apakah prosedur ini akan berdampak kepada kesuburan atau proses kehamilan.

Ablasi endometrium, Ini adalah prosedur kecil untuk mengangkat dinding rahim. Langkah ini digunakan untuk mengurangi pendarahan berlebih saat menstruasi pada wanita yang mengidap miom, Selain itu, cara ini juga bisa mengatasi miom kecil yang berada di dinding rahim, Pengangkatan dinding rahim ini bisa dilakukan dengan memakai energi laser, energi panas microwave, lingkaran kabel yang panas, atau cairan panas.

Terkecuali histerektomi, semua proses yang dilakukan di atas masih memungkinkan munculnya kembali miom di masa mendatang, Masih ada kemungkinan miom kecil yang tidak terdeteksi oleh dokter dapat tumbuh dan mengakibatkan gejala yang memerlukan pengobatan. Maka dari itu kami punya solusinya yaitu obat herbat Qnc jelly gamat yang ampuh dan terbukti khasiatnya anda bisa hubungi kkami: 0812-2442-9800.

Senin, 11 Juni 2018

Penyebab dan Pengobatan Penyakit Miom

Pengertian Penyebab dan Pengobatan Penyakit Miom adalah tumor jinak yang berasal dari otot rahim, Kita bisa juga menyebut miom dengan daging yang tumbuh di rahim, Ukuran dari daging tumbuh ini bisa beragam, ada yang sebesar kacang maupun buah anggur, Tempat tumbuh miom ini sebagian besar adalah pada dinding rahim, namun ada juga yang berada di leher rahim walaupun tidak sebanyak di dinding, Di manapun miom tumbuh, mereka bisa mengganggu sistem reproduksi wanita.
Anda perlu waspada dan berhati-hati dengan penyakit miom ini, Ada baiknya Anda mengetahui gejala-gejala awal dari miom atau daging tumbuh, Ada beberapa gejala yaitu nyeri di perut bagian bawah, nyeri saat berhubungan seksual, frekuensi buang air kecil yang tinggi, perut terasa penuh dan gangguan saat haid, pendarahan yang terkadang sangat banyak juga haid yang dialami terus-menerus.

Selanjutnya, mengenai penyebab dari penyakit ini ada beberapa ahli yang mengatakan bahwa pertumbuhan miom ini disebabkan rangsangan hormon estrogen.  Selain itu stress, daya tahan tubuh yang rendah dan gaya hidup yang tidak seimbang juga diyakini menjadi beberapa penyebab miom, Miom atau yang dikenal dengan mioma uteri tersebut terjadi 20-25% pada wanita di masa suburnya atau usia reproduksi, Wanita berkulit hitam sering menyentuh angka 50% dari jumlah seluruh penderitanya, Namun hal ini belum diketahui dengan jelas apa penyebabnya.

Ada beberapa solusi untuk mengobati dan mengatasi penyakit miom ini, di antaranya adalah operasi laparoskopi miomektomi, Namun, harganya terbilang mahal, Selain mahal, juga risiko yang harus dijalani sangatlah berat karena ada yang harus dilakukan pengangkatan rahim, Tentu saja bagi seorang wanita ini adalah hal yang berat, apalagi jika seorang wanita tersebut belum dikaruniai anak.

Operasi ini bukan satu-satunya cara untuk mengobati penyakit miom, Ada cara lain untuk mengatasi penyakit tersebut, Pengobatan herbal adalah salah satu cara untuk mengobati miom, Pengobatan itu dilakukan dengan cara pemberian nutrisi untuk memperkuat fungsi organ sehingga penyakit miom tidak bertambah parah, Berikutnya adalah dengan menurunkan hormon estrogen yang berlebihan di dalam tubuh, Herbal di sini juga diperlukan sebagai detox untuk membersihkan racun dalam tubuh serta menghilangkan miom sampai ke akar.

Walaupun miom dapat dihilangkan dengan operasi maupun herbal, namun yang terbaik adalah mencegahnya, Karena salah satu penyebab dari miom adalah faktor stress, maka hindarilah terlalu berlebihan dalam memikirkan sesuatu, bekerja secukupnya dan sempatkan untuk refreshing agar pikiran dan tubuh menjadi rileks dan tidak rentan terhadap stress.

Makan-makanan yang sehat seperti buah dan sayur juga penting, selain itu kurangi makanan yang mengandung kalori tinggi serta makanan yang tidak sehat lainnya. cukup sekian dari penyebab dan pengobatan penyakit miom itu saja beberapa pengertiannya dan selain itu kami menghadirkan yaitu Qnc jelly gamat yang sudah terbukti ampuh untuk mengatasi berbagai macam penyakit begitu pula dengan penyakt Miom. Untuk cara pemesanan nya anda bisa hubungi atau seperti contoh dibawah ini:

Ketik :
JGI : Jumlah Pesanan | Nama | Alamat Lengkap | no hp / telp
Contoh :
JGI : 7 Botol | San San | Jl.indah mekar 01 bandung | 08123232xxx
Kirim ke :
SMS/ wa : 0812-2442-9800
BBM : D90861E5

Senin, 28 Mei 2018

Mengobati miom tanpa operasi

Mengobati miom tanpa operasi, Miom adalah pertumbuhan jaringan di dalam atau sekitar rahim (uterus), dan tidak bersifat ganas atau kanker, Miom merupakan pertumbuhan sel otot rahim yang bersifat abnormal, Miom merupakan masalah yang sering terjadi pada sebagian besar wanita, Banyak wanita yang tidak menyadarinya, karena memang tidak menimbulkan gejala. Akan tetapi jika ada gejala, berikut beberapa gejala yang dapat muncul:
  • Menstruasi berlebih atau menyakitkan.
  • Sering buang air kecil.
  • Konstipasi.
  • Rasa sakit pada bagian perut.
  • Sakit saat berhubungan seksual.
Pemeriksaan yang sudah Anda lakukan dengan dokter spesialis kandungan sudah tepat, Dokter perlu melakukan USG untuk melihat keadaan rahim Anda, Untuk pengobatan miom yang tidak melalui operasi, Anda dapat mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi:
  • Kontrasepsi oral (pil KB).
  • Levonorgestrel intrauterine system.
  • Asam traneksamat.
  • Obat anti inflamasi non steroid.
  • Norethisterone oral.
  • Progesteron suntik.
  • Gonadotropin Releasing Hormone.
Meski Anda tidak mau melakukan operasi, akan tetapi ada beberapa tindakan operasi yang dapat Anda ketahui dan pertimbangkan:
  • Bedah histeroskopi.
  • Miomektomi.
  • Histerektomi.
  • Embolisasi arteri rahim.
  • Ablasi endometrium.
Mungkin itu saja pengertian dari kami mengenai miom. untuk lebih lengkap dan lebih lanjut anda bisa hubungi kontak kami di bawah ini: 

KETIK: JGI : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Pengiriman: No. Hp / Telpon Anda Contoh untuk pemesanan 7 Botol : JGI : 7 Botol : Risky : Jl. Raya Ciwastra No.185, Margasari, Buahbatu, Bandung : Hp. 085220295xxx

Kirim ke 0812.2442.9800

PIN BB : D90861E5

( Ingat !! Cantumkan JGI Dalam Setiap Pesanan Anda )
*PERHATIAN untuk menghindari terjadinya kekeliruan, maka konsumen DIWAJIBKAN untuk selalu menggunakan kode pemesanan “JGI“ di setiap pemesanannya.
Untuk Informasi selengkapnya bisa menghubungi :
Kontak Kami: Tlpn : 0812.2442.9800 SMS : 0812.2442.9800 Pin BBM : D90861E5 Whatsapp : 0812.2442.9800
Posted by.

Kamis, 24 Mei 2018

Mengenal Ciri Mioma Uteri

Mioma uteri adalah tumor jinak pada dinding rahim, Mioma juga disebut mioma, myom, tumor otot rahim atau tumor fibroid, karena berasal dari sel jaringan fibro, Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun
Asal mulanya penyakit mioma uteri ini berasal dari sel-sel otot polos rahim, Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen, Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya. Sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause (mengecil pada pascamenopause).

Sering kali tumor jinak rahim ke arah rongga ini membesar dan bertumbuh keluar dari mulut rahim, Tumor yang ada dalam rahim dapat tumbuh lebih dari satu, teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol-benjol sesuai ukuran tumor, Beratnya bervariasi, mulai dari beberapa gram saja, namun bisa juga mencapai 5 kilogram atau lebih.

Jenis Mioma Uteri.

Klasifikasi
Ada beberapa penggolongan mioma uteri berdasarkan letaknya di dalam rahim:


Mioma uteri subserosa (terdapat di lapisan serosa rahim).
Mioma uteri submukosa (di bawah lapisan mukosa rahim).
Mioma uteri intramural (di tengah lapisan dinding rahim).
Mioma uteri intraligaminenter (di dekat ligamen atau jaringan penahan rahim).
Mioma servikalis (terletak di dekat leher rahim).

Berdasarkan lokasinya mioma uteri dibagi dalam tiga jenis:

Pertumbuhan tetap di dalam dinding rahim.
Pertumbuhan ke arah rongga rahim.
Pertumbuhan ke arah permukaan dinding rahim.

Diagnosa biasanya dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan dengan USG, Dengan ultrasonografi, dokter dapat mengamati dengan lebih baik dugaan terhadap mioma. Bila diperlukan, pemindaian dengan MRI dapat dilakukan, namun harus dipertimbangkan terutama dari segi kebutuhan dan ekonomi.

Gejala dan tanda

Sebagian penyakit ini ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksaan panggul rutin, Gejala yang timbul bergantung pada lokasi dan besarnya tumor, namun yang paling sering ditemukan adalah:
• Perdarahan yang banyak dan lama selama masa haid atau pun di luar masa haid.
• Rasa nyeri karena tekanan tumor dan terputarnya tangkal tumor, serta adanya infeksi di dalam rahim.
• Penekanan pada organ di sekitar tumor seperti kandung kemih, ureter, rektum atau organ rongga panggul lainnya, menimbulkan gangguan buang air besar dan buang air kecil, pelebaran pembuluh darah vena dalam panggul, gangguan ginjal karena pembengkakan tangkai tumor.
• Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur.
• Pada bagian bawah perut dekat rahim terasa kenyal.

Sering kali penderita merasa nyeri akibat miom mengalami degenerasi atau kontraksi uterus berlebihan pada mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim, Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (infertilitas) disebabkan gangguan pada tuba, gangguan implantasi pada endometrium, penyumbatan, dan sebagainya.

Mioma uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan pada saat kontraksi rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta, bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak memperparah Mioma Uteri. Saat hamil, mioma uteri cenderung membesar, dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri, Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa terputar.

Metode Penanganan

Bila tumor berukuran kecil dan tidak membesar, cukup dilakukan pemeriksaan rutin setiap 3-6 bulan sekali, pengecilan tumor sementara, mioma memiliki lapisan kapsul yang tegas, dapat dipisahkan/dikupas dari massa tumornya, Jika terjadi komplikasi dan timbul perdarahan, perlu diberikan transfusi darah dan obat penghilang rasa nyeri, Tindakan operasi dilakukan jika tumor membesar dan bila timbul gejala penekanan dan nyeri dan perdarahan yang terus menerus.

Operasi pembedahan: dengan histerektomi (pengangkatan kandungan) jika tidak ada rencana hamil lagi, atau miomektomi (mengangkat miomnya saja) pada usia reproduksi/masih rencana hamil, Namun jika massa tumor terlalu besar atau luas, kadang tidak memungkinkan hanya dilakukan pengangkatan massa tumor, sehingga tetap dilakukan histerektomi.

Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun.

Adakah Cara Untuk Mencegah?

Kami berikan solusi kepada anda yaitu dengan Qnc jelly gamat dapat mencegahnya mioma, bila ingin lebih jelasnya anda bisa hubungi kontak kami dan cara pemesanannya. Obat Qnc jelly gamat terbuat dari bahan-bahan alami yang bahan utamanya yaitu dari tripang laut. terimakasih semoga bermanfaat dan salam sehat:
KETIK: JGI : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Pengiriman: No. Hp / Telpon Anda Contoh untuk pemesanan 7 Botol : JGI : 7 Botol : Risky : Jl. Raya Ciwastra No.185, Margasari, Buahbatu, Bandung : Hp. 085220295xxx

Kirim ke 0812.2442.9800

PIN BB : D90861E5

( Ingat !! Cantumkan JGI Dalam Setiap Pesanan Anda )
*PERHATIAN untuk menghindari terjadinya kekeliruan, maka konsumen DIWAJIBKAN untuk selalu menggunakan kode pemesanan “JGI“ di setiap pemesanannya.
Untuk Informasi selengkapnya bisa menghubungi :
Kontak Kami: Tlpn : 0812.2442.9800 SMS : 0812.2442.9800 Pin BBM : D90861E5 Whatsapp : 0812.2442.9800

Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran.

Senin, 23 April 2018

Komplikasi Dan Diagnosis Miom

Komplikasi Miom

Meski miom jarang menyebabkan komplikasi yang berat, terdapat kondisi yang disebabkan miom yang bisa mengganggu kesehatan, Anda sebagai wanita, Komplikasi yang terjadi tergantung kepada gejala, letak dan ukuran miom yang ada pada tubuh Anda, Komplikasi yang mungkin terjadi adalah:
 
Anemia defisiensi besi, Pendarahan berlebih yang diakibatkan oleh miom bisa menyebabkan anemia defisiensi besi, Suplemen, zat besi bisa dikonsumsi untuk membantu menggantikan darah yang hilang ketika mengalami menstruasi.
    Kemandulan. Jika miom yang ada sangat besar, akibatnya berpotensi menghalangi sel telur yang telah dibuahi untuk menempel pada dinding rahim atau menghalang sel sperma sehingga tidak bisa mencapai sel telur, Tapi kondisi ini jarang sekali terjadi.
    Gangguan yang terjadi pada kehamilan. Miom bisa mengganggu perkembangan bayi dan mempersulit proses persalinan, Kelahiran prematur juga bisa terjadi, Selain itu, mungkin diperlukan operasi Caesar apabila miom besar menghalangi vagina, Meski jarang sekali, miom juga bisa menyebabkan keguguran, Tanyakan pada dokter tentang pilihan penanganan terbaik yang bisa dilakukan, dan kami memberikan solusi kepada anda dengan mengkomsumsi Qnc jelly gamat bisa menangani Miom maupun Kista obat herbal ini menggunakan bahan-bahan alami.

Diagnosis Miom

Diagnosis terhadap miom bisa sulit untuk dilakukan mengingat beberapa kondisi tidak menimbulkan gejala sama sekali, Biasanya miom diketahui secara tidak sengaja ketika Anda menjalani pemeriksaan panggul.

Ketika gejala muncul dan dokter mencurigai adanya miom, pemeriksaan panggul akan dilakukan, Langkah ini berfungsi mencari tanda-tanda lain dari miom.

Berikut ini adalah beberapa tes atau pemeriksaan untuk memastikan diagnosis terhadap miom.

    Ultrasonografi (USG). Alat yang memancarkan frekuensi gelombang suara untuk menghasilkan gambar dari bagian dalam tubuh

Anda, Hasil gambar yang dihasilkan dari pemindaian ditampilkan melalui layar agar dokter bisa melihat apakah terdapat miom.

Ada dua jenis USG yang digunakan untuk mendiagnosis miom, yaitu USG perut dan USG Vagina.
    Magnetic resonance imaging (MRI), Hasil pencitraan ini bisa memperlihatkan ukuran dan lokasi miom di dalam tubuh Anda, Alat ini juga bisa mengenali berbagai jenis tumor dan membantu menentukan penanganan yang tepat.
    Histeroskopi. Sebuah teleskop kecil (histeroskop) akan dimasukkan ke rahim melalui vagina dan serviks untuk melihat bagian dalam rahim Anda, Prosedur ini dilakukan untuk mencari miom yang berada di dalam rahim, Pasien akan menerima anastesi lokal atau total.
    Laparoskopi. Pipa kecil dengan cahaya dan kamera di ujungnya dimasukkan untuk melihat bagian dalam perut atau panggul, Prosedur ini dilakukan untuk mencari miom yang terdapat pada bagian luar dari rahim atau otot-otot di sekitar rahim.
    Biopsi. Sampel jaringan akan diangkat ketika melakukan prosedur histeroskopi atau laparoskopi untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium.
 Semoga informasi di atas bermanfaat dan untuk lebih lanjut nya anda bisa hubungi kontak kami: 081224429800.